Blog ini adalah Field untuk Ujian Praktek Mata Pelajaran TIK, SMP NEGERI 1 CILEDUG Kab. Cirebon

Sabtu, 16 Mei 2009

Kisah Seekor Anak Singa

Dahulu kala ada sekelompok singa yang dikurung di kandang kebun binatang, mereka berasal dari hutan belantara Afrika. Waktu berlalu dengan cepat. Suatu hari kebun binatang menjual mereka kepada sirkus, sirkus memakai cambuk dan tongkat listrik untuk menjinakkan mereka, para singa masih menjaga harga diri. Mereka dengan keras melawan, orang di sirkus mengurung mereka di sebuah kandang, membiarkan mereka lapar tidak memberi mereka makan dan minum, saat mereka dalam keadaan kelaparan dan lemah, pelatih sirkus membuka pintu kandang, meletakan sepotong daging di kandang yang lain, seekor singa yang kelaparan dengan tubuh yang lemah perlahan-lahan berjalan ke kandang yang diberi daging dalam sekejab dengan lahap memakan habis daging, pelatih memberi dia sepotong daging lagi, berturut-turut dia sudah melahap habis tiga potong daging, dengan pandangan berterima kasih dia memandang ke pelatih sirkus. Mulai saat itu diatas panggung dengan sangat patuh dia melakukan pertunjukan yang diajarkan oleh pelatih, dia tidak pernah kelaparan lagi, sedangkan singa yang lain yang tidak tergiur kepada pancingan daging yang diberikan oleh pelatih, dibawa ke kamar yang lain, sebenarnya pelatih bermaksud mengembalikan dia ke kebun binatang, tetapi karena tubuh singa ini terlalu lemah. Pelatih tidak ingin kelakuannya menyiksa para singa-singa ini diketahui dunia luar, akhirnya dia memutuskan membunuh singa ini.
Singa di sirkus ini mulai tua, singa kecil juga sudah lahir, dia tidak menceritakan kepada singa kecil ini mengenai kampung halaman mereka di alam bebas, dia menceritakan kepadanya, bahwa tanpa pelatih dia tidak mungkin hidup sampai hari ini dan menceritakan kepadanya bahwa dunia luar sangat kejam, hanya dikurungan kandang mereka bisa aman, pelatih mulai melatih dia, singa kecil ini sejak lahir sudah hidup di lingkungan sirkus, dia sangat patuh, dia selalu mengingat cerita yang diceritakan oleh singa tua. Suatu hari perbuatan kejam pelatih yang membunuh para singa diketahui umum dan disiarkan di media, akhirnya dia ditangkap oleh pemerintah dan dijatuhi hukuman penjara 6 bulan dan izin menjadi pelatih dicabut, singa kecil mendapat kesempatan kembali ke alam bebas. Pada saat ini singa tua telah mati, singa kecil sendirian dipulangkan ke kampung halamannya di hutan belantara Afrika, dia sangat ketakutan dan tidak berdaya, dia beranggapan dunia luar sangat bahaya dan menakutkan, walaupun singa-singa yang dihutan melihat kedatangan dengan pandangan heran, tetapi mereka adalah kelompok yang sama, sehingga tidak mengganggunya. Pada mulanya singa kecil ini selalu menghindar dari mereka, dia hendak mencari sebuah tempat yang seperti kurungan kandang dan bersembunyi disana, kadang-kadang dia tidak tahu harus berbuat apa, selalu menanti diperintah orang.
Sampai suatu hari, ada seekor singa tua yang pintar di hutan belantara mengetahui pengalaman singa kecil yang tinggal dikota ini, dia bermaksud membuka pikiran singa ini supaya dapat menyesuaikan diri ditempat ini. Singa tua tahu bahwa singa kecil ini sudah terbiasa dikurung dan dikakinya seakan ada sebuah rantai yang merantai dia sehingga dia tidak bebas bergerak, dia bermaksud membuat singa kecil ini sama dengan semua singa yang berada dihutan belantara ini dapat lari dan bermain dengan bebas, tetapi singa kecil ini selalu memandang dia dengan pandangan ketakutan, dia tidak bisa mempercayai siapapun selain orang-orang sirkus yang biasa bersama.
Waktu perlahan-lahan berlalu, singa kecil ini sering memperhatikan singa-singa kecil yang lain berlari dan bermain dengan gembira dihutan belantara, lama kelamaan timbul sebuah perasaan aneh dihatinya, perasaan ini belum pernah dialaminya.
Dia tidak tahu perasaan apa itu tetapi dia ingin mengikuti perasaannya, maka dia mulai melangkah keluar, dia ikut dibelakang singa-singa kecil ini. Lama kelamaan dia mulai akrab dengan seekor singa kecil, singa kecil ini setelah mengetahui latar belakang kehidupannya yang lalu sehingga dia bisa berubah menjadi “Seekor singa yang aneh”, lalu berkata kepadanya bahwa sirkus adalah sebuah tempat hiburan dimana manusia mempergunakan mereka sebagi alat mencari hiburan. Tempat itu adalah sebuah penjara, mereka disana hanya diperalat oleh manusia sebagai hiburan, disana tidak ada kebebasan dan harga diri, bagaikan sebuah neraka. Ketika singa kecil mendengar sahabatnya berkata demikian merasa agak tersinggung, lalu, dia menerkam sahabatnya hingga sahabatnya terkapar di tanah dengan leher berlumuran darah. setelah dia menyadari bahwa dia telah membunuh temannya sendiri, dia berlari ketakutan dan pergi meninggalkan hutan.
Nama : Siti Hasanah
Kelas IXa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tentang Blog ini

Materi ujian praktek terdiri dari: 1. Posting artikel dengan tema bebas (diutamakan disisipi gambar atau video) 2. Penambahan gadget baik berupa slide gambar, jam, game dll. (berikan judul sesuai nama dan kelas Anda) 3. Jika Anda sudah mempunyai blog, jadilah pengikut blog ini

Arsip Blog

Pengikut